Tuesday, February 24, 2009

TOLOOONG..RCTI

Sudah beberapa hari minggu ini di sore hari aku menonton acara Reality show di RCTI. Sepertinya reality show yang satu ini diproduksi benar-benar secara realistis dan jujur. Memperhatikan ”bintang-bintang” yang terlibat didalamnya memperlihatkan perilaku manusia yang apa adanya. Menceritakan tentang kisah-kisah seseorang yang terkondisikan tengah membutuhkan pertolongan. Kesana kemari berjalan kadang hingga larut malam mencari pertolongan yang diharapkan. Seringkali bukan pertolongan yang sulit untuk diberikan siapa saja alias siapapun bisa memberikannya dengan mudah asal MAU saja. Namun nyatanya, begitu sulit memperoleh pertolongan, begitu berat rasanya manusia jaman sekarang menolong orang lain terutama yang tak dikenalnya. Entahlah mengapa, mungkin karena keadaan ekonomi yang sudah amat parah dan menyusahkan. Atau karena manusia jaman sekarang semakin kejam saja dan tak lagi akrab dengan welas asih alias kasih sayang. Yang pasti acara berhenti ketika pertolongan didapatkan. Yang memberikanpun mereka yang sebenarnya juga membutuhkan pertolongan, dengan keadaan ekonomi yang amat memprihatinkan. Kasih sayang yang luas dan kedermawanan menjadi kekayaan mereka yang teramat besar. Mungkin karena mereka tahu betapa susahnya jadi orang susah. Sehingga ketika ada yang membutuhkan para penolong yang notebene goleklemah ini pula, bersedia memberikan pertolongannya tanpa pikir panjang. Di akhir acara, sang penolong terbengong-bengong menerima amplop berisi uang yang diberikan kru produksi kepadanya. Umumnya mereka langsung melakukan sujud syukur sembari tak putus-putus mengucapkan ALHAMDULILLAH, terkaget-kaget atas rezeki dadakan yang ada ditangannya. Para penolong ini mengaku sering mendapatkan rezeki dalam berbagai bentuk dari AllahSWT setiap usai mereka menolong orang diwaktu-waktu sebelumnya. Padahal mereka melakukan hal itu dengan spontan dan tanpa pamrih apa-apa dengan begitu mudahnya seolah mereka adalah orang kaya yang punya banyak uang. Seolah Allah ingin membuktikan janjiNya kepada kita semua bahwa barang siapa yang memberi rezeki pada umatNya yang membutuhkan dengan keikhlasan, Allah akan segera membalasnya. Mereka lah sebenarnya orang yang Kaya. Orang kaya adalah orang yang merasa cukup atas segala yang dimilikinya, bukan yang punya materi berlimpah ruah. Orang bermateri banyak tapi selalu merasa kurang dan bernafsu ingin terus menambah kekayaannya tanpa memperdulikan sesama yang membutuhkan bantuan, sesungguhnya itulah yang disebut dengan orang miskin. Tak pernah satu episode pun kulalui tanpa tangis haru yang begitu dalam. Mengasah kepekaanku terhadap kesulitan, mendorongku untuk sebisa mungkin memberikan pertolongan. Apalagi bila ingat kesulitan serupa bisa kualami juga, duhai aku pasti membutuhkan uluran tangan jua. Kuharap tayangan seperti ini bisa semakin banyak, agar kita bisa lebih mensyukuri pemberianNya, agar kita bisa memetik pelajaran hidup dari pengalaman orang lain untuk mengarungi hidup yang lebih berkualitas dan bermakna. Karena sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat buat manusia lainnya. Boleh saja kita kerja keras untuk mendapatkan rezeki yang lebih banyak, jangan lupa untuk berbagi pada mereka yang membutuhkan, kan ada hak mereka dalam setiap rezeki yang kita dapatkan.

No comments:

Post a Comment